Senin, 10 Juni 2013

Tanda-tanda Khusnul Khotimah

Tanda-tanda Khusnul Khotimah

Anas r.a. menuturkan bahwa Nabi saw. pernah bersabda, “Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seseorang, dia akan memperlakukannya (dengan baik).
            Ditanyakan, “Bagaimana dia memperlakukannya?”
            Beliau menjawab, “Dia menuntunnya untuk berbuat amal shalih sebelum kematiannya.” (HR. Turmudzi dan Al-Hakim).
Amir ibn al-Hamq menuturkan bahwa Rasulullah saw. bersabda, “Jika Allah mencintai seorang hamba, dia akan memberikan kehormatan baginya.”
            “Bagaimana Dia memberikan kehormatan kepadanya?” Tanya para sahabat.
Beliau menjawab, “Dia menuntunnya untuk berbuat amal shalih ketika mendekati ajalnya sehingga para tetangga meridhainya.” (HR.Ahmad dan Al-Hakim).
Dalam sebuah hadits Marfu;’A’isyah r.a. meriwayatkan bahwa Rasulullah saw. bersabda sebagai berikut :

Jika Allah menghendaki kebaikan bagi seorang hamba, dia akan mengirimkan utusan sejumlah malaikat kepadanya sebelum kematiaannya, yang akan meluruaskannya sehingga dia meninggal dalam sebaik-baiknya keadaan. Orang-orang lalu berkata, “Si Anu meninggal dalam keadaan yang paling baik.”

Jika kematian telah menjemputnya dan ia mengetahui apa yang dijanjikan Allah baginya, dia akan terdorong agar nyawanya segera keluar dari dirinya. Pada saat itu, dia lebih suka bertemu dengan Allah, dan Allah pun menyukai bertemu dengannya. Sebaliknya, jika Allah menghendaki keburukan kepada seseorang. Dia akan menetapkan baginya satu tahun sebelum kematiaannya sosok setan, yang akan menyesatkan dan menggelincirkannya, sehingga dia meninggal dalam keadaan yang paling buruk. Orang-orang lalu berkata, “Si Anu telah meninggal dalam keadaan yang paling buruk.”

Jika kematiaan menjemputnya dan dia mengetahui apa yang dijanjikan Allah baginya, dia akan berusaha mengembalikan nyawanya dan tidak menginginkan nyawa itu lepas dari dirinya. pada saat itu, dia sangat tidak suka bertemu dengan Allah dan Allah pun tidak suka bertemu dengannya. (HR. Ibn Abi Ad-Dunya).

Mengenai pengertian hadis ini, penulis Buku Al-Ifshah mengatakan, “Ketahuilah bahwa keluarnya nyawa pada saat malaikat maut memanggilnnya adalah mirip dengan seruan pawang ular dari lubang persembunyiannya. Keluarnya dua jasad pada saat seruan adalah sama: seorang Mukmin pada saat itu akan berusaha mengeluarkan nyawanya; sedangkan orang kafir akan berusaha menahan nyawanya.”

Sebagian ulama mengatakan, “Beberapa faktor yang menyebabkan Su’ul khatimah ada empat, yaitu : mengabaikan shalat, minum khamr, durhaka kepada kedua orang tua, dan menyakiti kaum-kaum muslimin.”

By.Alan Angga Nuari
 (Ziarah Ke Alam Barzakh Karya Imam Jalaluddin as-Suyuthi)

2 komentar:

  1. Itulah sebuah akhir perjalanan manusia, yg setiap insan pasti mendambakan khusnul khotimah..

    keep blogging Bang, trima kasih kunjungannya dan udah aku folback..

    salam blogger..:)

    BalasHapus
  2. salam... :) dan terimakasih Kembali mba Anis...

    BalasHapus