Anda punya ide dan kemauan besar untuk menyelesaikan
paper/skripsi anda ? Intip tips yang dibawah ini :
1.
Buat janji untuk bertemu jauh hari
(ingatkan janji tersebut bila perlu) Hal ini akan menunjukkan kepada dosen anda
bahwa anda memang serius dan anda pengertian akan padatnya jadwal beliau.
Jelaskan pada beliau berapa lama yang anda butuhkan untuk berdiskusi,
bersikaplah luwes..! dan! Jangan terlambat!
2.
Kalau anda tahu ada teman yang memiliki
ide?pertanyaan yang sama, pertimbangkan untuk mendatangi dosen anda
bersama-sama. Ada kekuatan dibalik jumlah yang lebih banyak. Kalau beliau
mendengarkan ide yang sama dari dua atau tiga orang, beliau kemungkinan akan
sangat serius menanggapi ide/ pertanyaan anda.
3.
Pikirkan masak-masak apa yang akan anda
katakan sebelum bertemu dosen Anda. Tuliskan pertanyaan dan ide anda. Buatlah
daftar hal-hal yang akan anda sampaikan. Anda bahkan bisa membuat salinan dari
daftar pertanyaan yang anda buat untuk beliau, jadi dosen dan anda akan sama-sama
mencermati setiap hal yang sudah anda buat (ini bisa membuat waktu efesien dan
tepat sasaran)
4.
Pilih kata-kata anda dengan hati-hati.
Daripada anda mengatakan “Pak, saya enggak suka dengan judul anda”, “..Judul
anda tidak menarik..” “..Judul dari anda susah dimengerti” ”.. Judul dari anda
susah dikerjakan..”
Cobalah
mengatakan “Apakah saya boleh memakai judul lain untuk menyelesaikannya.?”
Buang
kata-kata yang mengkritik secara langsung ide dosen anda.
5.
Jangan berharap dosen anda akan
mengatasi semua masalah atau mengusulkan semua pemecahan masalah. Bersiaplah
untuk memberikan saran, menawarkan penyelesaian, bahkan anjurkan sumber-sumber yang akan
membantu. Dosen pasti akan menghargai jerih payah anda.
6.
Bersikaplah diplomatis, cermat dan penuh
hormat. Dosen anda juga punya perasaan. Kemungkinan besar mereka akan
menanggapi anda dengan baik jika anda ingat bahwa maksud dari pertemuan itu
adalah untuk bertukar pikiran, bukan berdebat.
7.
Berkonsentrasilah dengan apa yang anda
perlukan, bukan pada kekurangan beliau. Semakin anda memiliki mindset bahwa
dosen anda adalah orang moody, ferpectionis, seenaknya sendiri, sentiment, dll,
semakin kecil kemungkinan beliau akan membantu anda.
8.
Jangan lupa untuk menjadi pendengar yang
baik, memang aneh, tapi kenyataannya banyak sekali mahasiswa yang harus melatih
keterampilan yang amat penting ini. Tidak disadari, beberapa mahasiswa lebih
mendominasi daripada dosennya sendiri.
Dalam bertemu dengan dosen biarkan beliau yang berbicara lebih banyak
(se-perfectionis apapun, se-crewet apapun beliau)
9.
Jangan lupa dengan selera humor. Bukan
berarti anda harus menceritakan lelucon, tetapi selera humor yang memungkinkan
anda mentertawai diri sendiri atas kesalahan dan kesalahpahaman yang terjadi.
10.
Jika pertemuan dengan beliau belum
sukses, cari bantuan pihak lain.
“Kesuksesan”
bukan berarti anda mendapatkan semua yang anda inginkan. Bahkan kalau dosen
anda menolak usulan anda, pertemuan yang anda lakukan masih bisa dianggap
sukses. Selama pertemuan tersebut anda bicara serius (jika mampu terbuka,
saling mendengarkan, dan menghormati sudut pandang masing-masing pihak) jika
suasana penuh dengan ketegangan, pertemuan menjadi kacau, dan Anda merasa tidak
dihormati, maka waktunya anda mempersiapkan alternative lain (missal dosen
pembimbing bayangan). Bisa jadi dengan mencari dosen baru yang masih baru, dan
usianya tidak jauh berbeda dengan anda. Bisa dengan bertanya pada angkatan atas
yang berpengalaman. Dari situ anda akan mendapatkan masukan, dan membela anda.
Jika sudah, coba dekati dosen anda dan coba lagi.
Jingga Gemilang
Panduan Terpenting Seni Berbicara

Tidak ada komentar:
Posting Komentar