Minggu, 28 April 2013

TIPS BERBICARA DENGAN DOSEN



            Anda punya ide dan kemauan besar untuk menyelesaikan paper/skripsi anda ? Intip tips yang dibawah ini :
1.      Buat janji untuk bertemu jauh hari (ingatkan janji tersebut bila perlu) Hal ini akan menunjukkan kepada dosen anda bahwa anda memang serius dan anda pengertian akan padatnya jadwal beliau. Jelaskan pada beliau berapa lama yang anda butuhkan untuk berdiskusi, bersikaplah luwes..! dan! Jangan terlambat!

2.      Kalau anda tahu ada teman yang memiliki ide?pertanyaan yang sama, pertimbangkan untuk mendatangi dosen anda bersama-sama. Ada kekuatan dibalik jumlah yang lebih banyak. Kalau beliau mendengarkan ide yang sama dari dua atau tiga orang, beliau kemungkinan akan sangat serius menanggapi ide/ pertanyaan anda.

3.      Pikirkan masak-masak apa yang akan anda katakan sebelum bertemu dosen Anda. Tuliskan pertanyaan dan ide anda. Buatlah daftar hal-hal yang akan anda sampaikan. Anda bahkan bisa membuat salinan dari daftar pertanyaan yang anda buat untuk beliau, jadi dosen dan anda akan sama-sama mencermati setiap hal yang sudah anda buat (ini bisa membuat waktu efesien dan tepat sasaran)

4.      Pilih kata-kata anda dengan hati-hati. Daripada anda mengatakan “Pak, saya enggak suka dengan judul anda”, “..Judul anda tidak menarik..” “..Judul dari anda susah dimengerti” ”.. Judul dari anda susah dikerjakan..”
Cobalah mengatakan “Apakah saya boleh memakai judul lain untuk menyelesaikannya.?”
Buang kata-kata yang mengkritik secara langsung ide dosen anda.

5.      Jangan berharap dosen anda akan mengatasi semua masalah atau mengusulkan semua pemecahan masalah. Bersiaplah untuk memberikan saran, menawarkan penyelesaian,  bahkan anjurkan sumber-sumber yang akan membantu. Dosen pasti akan menghargai jerih payah anda.

6.      Bersikaplah diplomatis, cermat dan penuh hormat. Dosen anda juga punya perasaan. Kemungkinan besar mereka akan menanggapi anda dengan baik jika anda ingat bahwa maksud dari pertemuan itu adalah untuk bertukar pikiran, bukan berdebat.

7.      Berkonsentrasilah dengan apa yang anda perlukan, bukan pada kekurangan beliau. Semakin anda memiliki mindset bahwa dosen anda adalah orang moody, ferpectionis, seenaknya sendiri, sentiment, dll, semakin kecil kemungkinan beliau akan membantu anda.

8.      Jangan lupa untuk menjadi pendengar yang baik, memang aneh, tapi kenyataannya banyak sekali mahasiswa yang harus melatih keterampilan yang amat penting ini. Tidak disadari, beberapa mahasiswa lebih mendominasi daripada  dosennya sendiri. Dalam bertemu dengan dosen biarkan beliau yang berbicara lebih banyak (se-perfectionis apapun, se-crewet apapun beliau)

9.      Jangan lupa dengan selera humor. Bukan berarti anda harus menceritakan lelucon, tetapi selera humor yang memungkinkan anda mentertawai diri sendiri atas kesalahan dan kesalahpahaman yang terjadi.

10.  Jika pertemuan dengan beliau belum sukses, cari bantuan pihak lain.
“Kesuksesan” bukan berarti anda mendapatkan semua yang anda inginkan. Bahkan kalau dosen anda menolak usulan anda, pertemuan yang anda lakukan masih bisa dianggap sukses. Selama pertemuan tersebut anda bicara serius (jika mampu terbuka, saling mendengarkan, dan menghormati sudut pandang masing-masing pihak) jika suasana penuh dengan ketegangan, pertemuan menjadi kacau, dan Anda merasa tidak dihormati, maka waktunya anda mempersiapkan alternative lain (missal dosen pembimbing bayangan). Bisa jadi dengan mencari dosen baru yang masih baru, dan usianya tidak jauh berbeda dengan anda. Bisa dengan bertanya pada angkatan atas yang berpengalaman. Dari situ anda akan mendapatkan masukan, dan membela anda. Jika sudah, coba dekati dosen anda dan coba lagi.

Jingga Gemilang
Panduan Terpenting Seni Berbicara

Tidak ada komentar:

Posting Komentar