Minggu, 02 Juni 2013

Poin-Poin Kebahagiaan



Poin-Poin Kebahagiaan
Tuhan kami, jangan Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami…”

Kalau kau mendengar umpatan
Tentang kekuranganku
Maka itulah pengakuan
Terhadap kelebihanku.

Sipat rakus dan serakah merupakan dua penyakit hati yang sangat membinasakan. Adapun cara mengobatinya adalah mengikuti resep dan terapi diantara sebgai berikut :
1.      Hidup sederhana dan hemat dalam membelanjakan uang. Orang yang gemar berbelanja, tidak akan pernah merasa cukup. Bahkan, ia akan menjadi semakin kikir dan serakah. Hidup hemat merupakan kunci kepuasan diri (qana’ah). Sebuah kabar menyebutkan : “Merencanakan (segala sesuatu) adalah separuh dari kehidupan.”
2.      Jangan terlalu mencemaskan masa depan. Caranya, batasi angan-anganmu, dan yakinlah masalah rezki itu sudah ditentukan, dan pasti akan sampai kepadamu.
3.      Bertaqwa kepada Allah, karena Dia berfirman dalam al-Qur’an: “Barangsiapa bertakwa, maka Allah akan memberikan kepadanya jalan keluar dan memberinya rezki dari arah yang tidak disangka-sangka.” (Qs. Ath-Thalaq : 2)
4.      Memahami dibalik kepuasan diri itu terdapat nilai positif tersendiri, yaitu perasaan cukup, dan dibalik sipat ketamakan dan sipat loba itu trdapat nilai negative. Kemudian, belajar banyaklah dari semua itu.
5.      Banyak-banyak merenungi kehidupan para nabi dan orang-orang yang saleh dengan sifat Qana’ah mereka, dan rendah hati mereka dalam menikmati hidup, serta kecintaan mereka terhadap akhirat. Jadikanlah mereka teladan dalam hidupmu.
6.      Lihatlah merekayang bernasib lebih buruk darimu.

Orang yang berpikir tidak akan jera untuk mendapatkan manfaat berpikir, tidak mudah putus asa karena satu keadaan, dan tidak akan pernah berhenti berpikir dan berusaha.


***Samarinda, Senin, (05 : 15) 03-06-2013***

Tersenyumlah Untuk Kehidupan




Tersenyumlah untuk kehidupan

Bangunlah gubuk itu menjadi istana, rancanglah kediamanmu kelak dari rumahmu yang terbuat dari tanah liat, bukan dari istanamu yang terbuat dari gading.
Bila engkau bisa tersenyum saat hatimu penuh dengan duka nestapa, maka sesungguhnya engkau sedang meringankan bebanmu sendiri dan membuka satu pintu untuk kebahagiaan. Jangan pernah ragu untuk tersenyum, karena didalam dirimu ada kekuatan besar yang meluap setelah tersenyum. Jangan menekan kekuatan itu, karena dengan menekannya berarti engkau memaksa jiwamu masuk kedalam botol penderitaan. Tersenyum tidak akan membahayakanmu. Bicaralah dengan orang-orang disekitarmu dengan bahasa kalbu. Alangkah indahnya bibir kita ketika berbicara dengan bahasa senyuman.
Seseorang mengatakan bahwa “senyum itu merupakan keharusan dalam bermasyarakat.” Karena, ketika engkau bergaul dengan orang lain, engkau dituntut untuk berkomunikasi dengan baik, dan menyadari bahwa hidup bermasyarakat itu menuntut keterampilan-keterampilan manusia, dan itu harus engkau kuasai. Salah satunya adalah keterampilan tersenyum.
Ketika engkau tersenyum dihadapan orang lain, maka engkau sedang memberikan kepada mereka kehidupan yang indah, penuh optimism, dan kabar gembira yang mereka harapkan. Sebaliknya, jika engkau bertemu seseorang dengan wajah cemberut, maka engkau telah menyiksa mereka dan menodai kehidupan mereka. Relakah engkau menjadi biang kesediham orang lain.?

salam ^__^ Alan Angganuari***

Kunci Kebahagiaan Adalah Sujud




Kunci Kebahagiaan Adalah Sujud

Bagiku, kebahagiaan bukanlah tumpukan harta Melainkan orang bertaqwalah yang paling bahagia
Lembar kebahagiaan pertama dalam buku agenda harian dan kartu pertama dalam jadwal kegiatan sehari-hari adalah shalat subuh. Maka, mulailah hari-hari dengan shalat subuh dan awalilah semua kegiatan dalam setiap hari dengan Shalat Subuh. Dengan begitu, kita akan selalu berada dalam jaminan Allah, ikatan perjanjian dengannya, perlindungannya, pengawasan dan pengamanannya. Allah pun akan senantiasa memelihara kita dari segala keburukan, menuntun kita pada kebaikan dan membawa kita pada keutamaan.

Sungguh, berkah Allah tidak akan turun pada hari-hari yang tidak diawali dengan shalat Subuh dan Allah tidak akan menghidupkan sebuah hari yang tidak dimulai dengan shalat Subuh.
Shalat Subuh merupakan tanda pertama diterimanya seorang hamba disisi Allah, judul pembuka buku keberhasilan dan sisi penting dari sebuah kemenangan, kemuliaan, kemapanan, dan keberhasilan. Maka, selamat bagi mereka yang senantiasa melaksana dan kan shalat Subuh dan celakalah mereka yang tidak memulai hari-harinya dengan Shalat Subuh.

semangat menunaikan Ibadah Shalat Subuh ^_^

Alanangganuari

Dengan Menjadi Seorang Muslimah, Engkau Sudah Mulia


Dengan menjadi seorang muslimah, engkau sudah mulia

Bila engkau putus asa, hanya karena belum mendapat jalan keluar, engkau kemanakan Allah dan kemahakuasaan-Nya ?
Setiap musibah yang menimpamu karena keteguhanmu dijalan Allah, atas seizin-nya akan menjadi penebus dosa. Bergembiralah dengan kabar yang tersurat dalam sabda rasulullah saw :
“apabila seorang perempuan taat kepada Tuhannya, mendirikan shalat lima waktu (yang menjadi kewajibannya), dan menjaga kehormatannya, maka ia akan masuk surga Tuhannya.”
Semua itu mudah bagi mereka yang mendapat kemudahan dari Allah. Maka, laksanakanlah amalan-amalan yang mulia tersebut untuk bekalmu menghadap tuhan yang maha pengasih kelak dan demi kebahagianmu didunia dan akhirat. Taattilah syariat dan berpegang teguhlah pada Al-Quran dan sunnah Nabi-Nya, agar engkau menjadi seorang muslimah sejati. Itulah kemulianmu dan kebanggaanmu yang tak terkira harganya. Sebab, banyak sekali wanita selain dirimu yang dilahirkan dinegara-negara  kafir; ada yang beragama Kristen, yahudi, komunis, dan agama-agama lain yang bertentangan dengan islam. Sementara engkau, Allah telah memilihmu menjadi seorang muslimah, pengikut ajaran Muhammad saw dan peneladan jejak langkah Aisyah r.a., Khadijah r.a., dan Fatimah r.a.
Selamat berbahagia…! Karena engkau telah mendirikan shalat lima waktu, berpuasa ramadhan, melaksanakan ibadah haji, dan mengenakan hijab.
Selamat berbahagia..! karena engkau telah rela menerima Allah sebagai Tuhanmu, Islam sebagai Agamamu, dan Muhammad s.a.w. sebagai Rasul-Nya.
(Pencerahan adalah agamamu, perhiasanmu adalah budi pekertimu, dan hartamu adalah sopan santunmu.
Dr. Aidh al-Qarni
(Menjadi Wanita Paling Bahagia)

Ribuan Bentuk, Ribuan Perubahan, digerakkan oleh Cinta


Ribuan Bentuk, Ribuan perubahan, digerakkan oleh Cinta

Bentuk merupakan hal yang skunder untuk cinta, karena tanpa cinta, bentuk tidak bernilai apapun. Sesuatu yang tidak dapat bertahan tanpa adanya hal yang utama, adalah skunder. Karena Tuhan tidak dapat dikatakan memiliki bentuk dan bentuk adalah skunder, Dia tidak bisa disebut skunder.

Jika setiap orang berkata bahwa cinta tidak dapat dibayangkan atau dikonkretkan jika tanpa bentuk, dan aspek skundernya adalah bentuk, kita bertanya mengapa cinta tidak dapat dibayangkan jika tanpa bentuk. Tentu dia penggerak bentuk. Ribuan bentuk, baik gambaran atau kenyataan, digerakkan oleh cinta. Meski tidak ada lukisan tanpa pelukis dan tak ada pelukis tanpa lukisan, lukisan masih skunder dan pelukis adalah hal yang pokok dan utama “seperti gerak jari dengan gerak cincin.”

Sejauh tak ada “cinta” pada rumah, arsitek tidak dapat memahami atau mendesain rumah. demikian pula, pada suatu waktu gandum dijual seharga emas dan pada waktu yang lain, ia dijual seharga kotoran, tetapi bentuk gandum tetap sama. Nilai dan harga bentuk gandum bergantung atas “cinta” terhadapnya. Demikian juga keahlian yang engkau cari dan cinta, boleh jadi memiliki nilai besar bagimu, namun pada suatu masa ketika tidak ada tuntutan kebutuhan atas hal itu, tak seorangpun akan mempelajari atau melatihnya.

Orang berkata bahwa akhir dari cinta adalah menjadi diinginkan dan dibutuhkan untuk sesuatu yang pasti. Oleh karena itu, kebutuhan merupakan hal yang primer dan hal yang dibutuhkan adalah  hal skunder. Aku berkata kata-kata yang kau katakan diucapkan oleh kebutuhan . sesungguhnya kata-kata itu ada karena kebutuhanmu, yakni ketika engkau ingin berkata-kata, maka kata-kata itupun “lahirlah”. Maka, dasar kebutuhan ada mendahului kata-kata yang lahir darinya. Kebutuhan ada sebelum kata. Jika ada orang ditanya bagaimana suatu benda bisa menjadi skunder, jika sesungguhnya obyek kebutuhan adalah kata. Aku katakan skunder selalu obyek, seperti halnya obyek akar tanaman adalah cabang pohon.

--Alan Angganuari--

Pandanglah Awan dan Jangan Melihat ke Tanah


Pandanglah Awan dan Jangan Melihat ke Tanah

Kalau bukan karena nyala api yang mengitarinya Harumnya aroma kayu gaharu tidak akan pernah tercium.

Gantungkan cita-citamu setinggi mungkin. Kemudian, merambatlah dan teruslah mendaki untuk meraihnya. Namun, tetaplah waspada dan hati-hati agar jangan sampai terjatuh!
Ketahuilah, hidup ini hanya beberapa menit saja. Jadilah seperti seekor semut dalam kesungguhan, ketekunan dan kesabaran. Cobalah, dan teruslah engkau mencoba! Bertobatlah jika engkau melakukan kesalahan, dan kembalilah engkau kepintu tobat. Hafalkan kembali Al-Quran jika engkau telah lupa. Hafalkan terus untuk yang kedua kalinya, ketiga kalinya sampai kesepuluh kalinya sekalipun. Yang terpenting, engkau jangan pernah merasa gagal dan frustasi, karena sejarah tidak pernah mengenal kata terakhir; akal tidak mengenal kata penghabisan; sebab usaha dan perbaikan masih selalu terbentang.
Sesungguhnya umur itu seperti tubuh; bisa dipercantik dengan operasi, dan seperti bangunan; masih memungkinkan untuk dipugar dan kemudian diperindah dengan warna cat yang baru. Jauhilah sekolah yang bernama kemalasan dan kegagalan. Hilangkanlah dari hatimu semua bayang-bayang penyakit, bencana, musibah dan kesulitan. Allah berfirman, “Dan hanya kepada Allah hendaknya kamu bertawakal, jika kamu benar-benar orang yang beriman.” (QS.Al-Maidah : 23)
(meninggalkan maksiat adalah perjuangan, sedangkan menekuninya adalah pengkhianatan)

Dr. 'Aidh al-Qarni (Menjadi Wanita Paling Bahagia)
by.Alan Angganuari

Isi Cangkir Lebih Utama dibanding Bentuknya


Isi Cangkir Lebih Utama dibanding Bentuknya

“yang tercinta” akan selalu terlihat indah bagi yang mencintainya. Tapi pernyataan itu tidak bisa dibalikkan: tidak setiap keindahan akan selalu dicintai. Keindahan merupakan bagian dari “yang tercinta.” “yang tercinta” adalah bagian yang utama. Jika  cinta telah melingkupi “yang tercinta”, maka keindahan akan mengikutinya dan menjadi bagian dari “yang tercinta.” Bagian dari suatu hal yang tidak dapat dipisahkan dari keseluruhannya. Bagian mesti menyinggung keseluruhan.

Sebagai contoh, datangkan orang lapar yang belum makan selama sepuluh hari dan seorang lagi yang sudah makan sebanyak lima kali sehari. Kemudian, suguhkan kehadapan mereka setangkup roti. Orang yang telah makan banyak akan melihat roti itu hanyalah sebentuk roti. Sedangkan orang yang lapar melihat roti sebagai penyambung hidupnya.  Bagi orang yang sudah kekenyangan, roti itu tampak seperti cangkir baginya. Dan bagi orang lapar, roti itu bagaikan anggur dalam cangkir. 

Orang yang memiliki keinginan dan hasrat sajalah yang dapat melihat “anggur.” Maka untuk bisa melihat anggur, engkau harus melihatnya dengan mata simpatik dan penuh hasrat. Engkau tak lagi hanya menjadi pengamat bentuk, namun melihat hal yang nyata dari seorang kekasih. Bentuk luar manusia dan benda yang diciptakan menyerupai cangkir, dan hal-hal lain seperti pengetahuan, seni serta ilmu adalah hiasan dari cangkir tersebut. Ketika gelas pecah, tidak ada sedikitpun “hiasan” yang tersisa. Hal penting kemudian adalah anggur yang mengikuti bentuk gelas. Siapapun yang melihat dan meminum anggur tahu bahwa pekerjaan baik akan abadi.

***Alan Angganuari***