Selasa, 03 Juni 2014

Terapi dengan meminum madu dan bekam

Terapi dengan meminum Madu dan Bekam
Dalam shahih Al-Buqhari diriwayatkan dari Said Bin Jubair, dari Ibnu Abbas, dari Nabi bahwa beliau bersabda,
“Kesembuhan bisa diperoleh dengan tiga cara : meminum madu, pembekaman, dan dengan besi panas. Sedang aku melarang umatku melakukan Kay (Penyembuhan dengan besi panas).”
Sementara arti sabda Nabi, “Saya melarang pengobatan dengan besi panas,” dan dalam hadits lain, “Saya tidak suka melakukan pengobatan dengan besi panas.” merupakan isyarat bahwa pengobatan menggunakan besi panas sebagai isyarat terakhir saja, yakni bila sudah terpaksa sekali.
Abu Abdillah Al-Mazari menandaskan, “Penyakit karena penyumbatan ada tiga jenis : Jenis penyumbatan darah, empedu kuning, lender dan empedu hitam.”
Jenis yang menyerang darah, caranya adalah dengan mengeluarkan darah yang tersumbat. Adapun ketiga jenis lainnya, adalah dengan mengkonsumsi obat pencahar yang cocok dengan jenisnya. Dengan menyebut Madu, seolah-olah Nabi hendak mengisyaratkannya sebagai obat pencahar.
Madu memiliki banyak khasiat, madu dapat membersihkan kotoran yang terdapat pada usus, pembuluh darah, dan yang lainnya, dapat menetralisir kelembaban tubuh, baik dengan cara dimakan atau dioleskan, amat bermanfaat pada mereka yang memiliki keluhan pada dahak, atau yang tubuhnya cenderung lembab dan dingin. Madu amat bergizi, bila dioleskan kerambut dan kulit kepala, akan bisa membunuh kutu dan menghilangkan ketombe. Banyak manfaat yang terdapat pada Madu, selain itu madu juga tidak membahayakan. Madu bisa menjadi makanan, obat, minuman, pengganti gula, obat oles, dan bisa menjadi minuman yang menyenangkan.
Tidak ada suatu zat yang setara dengan madu yang diciptakan Allah, tidak ada yang lebih baik, tidak ada yang sama, atau sekedar mendekati kualitasnya.
Allah Swt Berfirman : Dan Tuhanmu mewahyukan (mengilhamkan) kepada lebah : "Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibuat manusia (Peternakan lebah). kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan tuhanmu yang telah dimudahkan (bagimu)." Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang ber macam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (Kebesaran Tuhan) bagi orang-orang yang memikirkan. (QS. An-Nahl 68 : 69)

Sementara Bekam sebagai proses mengeluarkan darah kotor, Adapun manfaat bekam diantaranya adalah membersihkan permukaan tubuh yang hal itu lebih baik daripada mengeluarkan darah dengan cara Fashd (membuang darah dengan cara membelah pembuluh vena). Pengeluaran darah melalui pembuluh vena itu mungkin lebih baik untuk membersihkan bagian tubuh yang lebih dalam. Sementara bekam mengeluarkan, membersihkan darah kotor dari sekitar bawah kulit.
Dari Anas Bin Malik, Rasulullah saw bersabda : “Sesungguhnya cara pengobatan yang paling baik yang kalian pergunakan adalah bekam/Hijamah.
Hadits Riwayat At-Thabrani : Hendaklah kamu semua melakukan pengobatan bekam dibahagian tengkuk, karena sesungguhnya perkara itu merupakan obat dari 72 jenis penyakit.
Hadits Shahih : “Jika ada obat yang boleh mencapai penyakit, maka bekam juga boleh mencapainya”.
Refrensi :
Al-Qur’an : An-Nahl : 68-69
Sehat dengan Metode Pengobatan Nabi (Ibnu Qayim Al-Jauziyah

Dalil-dalil hadits Rasulullah saw tentang bekam

Tidak ada komentar:

Posting Komentar