Ketika kita menangis,
bersedih, mengomel, menyalahkan keadaan, pertanda kita belum dewasa, namun
begitu kita mampu menyelesaikan masalah yang kita hadapi dengan baik maka kita
semakin lebih dewasa.
Berbahagialah yang
dianugerahi kesabaran tanpa batas surga dan keberkahan ilmu dan berjuta hikmah
dan kebijaksanaan telah dimiliki dalam kehidupannya.
Ikhlas,
Ikhlas kunci hidupmu
untuk kebahagiaan akhiratmu
Insya Allah, Ikhlas
mengubah air mata menjadi butiaran mutiara, mengubah lara menjadi bahagia
Sungguh tidak ada yang
lebih menyayangi kita kecuali Allah, dan pula yang tau bagaimana cara
menyayangi kita kecuali Allah juga
Kita hanya perlu
membuka hati untuk kehadiran Allah, dan setelah itu rasakan nikmatnya dicintai
karena Allah.
Selagi kita masih larut
dalam kekecewaan dalam sebuah tragedi maka selama itu pula kegelisahan akan
terus selalu menguasai diri kita
Karena, sehebat apapun,
sekaya apapun, secerdas apapun, secantik apapun, setampan apapun, dan sesombong apapun
kita, tak akan pernah mampu merubah sesatu yang telah ditetapkan untuk terjadi
Kecuali kesabaran, dan
keikhlasan yang bersemayam dibatin untuk melapangkan dada kita yang sesak.
by.Alan Angga Nuari
dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:
Posting Komentar