Sabtu, 11 Mei 2013

Kesabaran dan Keikhlasan



Ketika kita menangis, bersedih, mengomel, menyalahkan keadaan, pertanda kita belum dewasa, namun begitu kita mampu menyelesaikan masalah yang kita hadapi dengan baik maka kita semakin lebih dewasa.
Berbahagialah yang dianugerahi kesabaran tanpa batas surga dan keberkahan ilmu dan berjuta hikmah dan kebijaksanaan telah dimiliki dalam kehidupannya.

Ikhlas,
Ikhlas kunci hidupmu untuk kebahagiaan akhiratmu
Insya Allah, Ikhlas mengubah air mata menjadi butiaran mutiara, mengubah lara menjadi bahagia
Sungguh tidak ada yang lebih menyayangi kita kecuali Allah, dan pula yang tau bagaimana cara menyayangi kita kecuali Allah juga
Kita hanya perlu membuka hati untuk kehadiran Allah, dan setelah itu rasakan nikmatnya dicintai karena Allah.

Selagi kita masih larut dalam kekecewaan dalam sebuah tragedi maka selama itu pula kegelisahan akan terus selalu menguasai diri kita
Karena, sehebat apapun, sekaya apapun, secerdas apapun, secantik apapun, setampan apapun, dan sesombong apapun kita, tak akan pernah mampu merubah sesatu yang telah ditetapkan untuk terjadi
Kecuali kesabaran, dan keikhlasan yang bersemayam dibatin untuk melapangkan dada kita yang sesak.


by.Alan Angga Nuari
dari berbagai sumber

Tidak ada komentar:

Posting Komentar