Jodoh, Rahasia Istimewa dari
Tuhan
Dalam surah Ar-Rum ayat 21, Allah
menegaskan bahwa Allah telah menciptakan pasangan-pasangan untuk kita dari
jenis kita sendiri agar kita ketenangan dan ketentraman batin (as-sukun
al-qalbi) dan ketenangan ragawi (as-sukun al-jismani) dari pasangan kita itu.
Ar-Rum Ayat 21
وَمِنْ
آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا
وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ
يَتَفَكَّرُونَ
Artinya
: “Dan di antara ayat-ayat-Nya ialah Dia menciptakan untukmu istri-istri dari
jenismu sendiri, supaya kamu merasa nyaman kepadanya, dan dijadikan-Nya di
antaramu mawadah dan rahmah. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar
terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir” [Ar-Rum 21].
Hal
yang perlu kita garis bawahi di sini adalah kalimat “Litaskunu ilaiha/supaya
kamu cenderung dan tentram kepadanya.” Kalimat inilah yang menjadi alas an
(‘illah) mengapa Allah menciptakan kita untuk pasangan-pasangan darijenis kita
sendiri. Tujuannya, agar kita sakinah. Kata sakinah berasal dari kata sakana
yang berarti diam atau tenang setelah sebelumnya bergejolak, goncang, dan
sibuk. Itulah sebabnya rumah dinamai sakan, karena ia adalah tempat ketenangan
setelah sebelumnya si penghuni sibuk di luar rumah. Pisau di namai sikkin,
karena ia adalah alat yang menjadikan binatang yang disembelih tenang, tidak
bergerak, setelah tadinya ia meronta.
Jika
Anda sudah bertemu dengan jodoh Anda, batin dan raga Anda akan merasa tenang,
tenteram, dan cenderung kepada jodoh Anda itu. Namun, sebelum Anda bertemu
dengannya, batin dan raga Anda akan berguncang, meronta, dan bergejolak.
Bukankah demikian ?
Isyarat
yang sama dapat juga kita jumpai dalam surat Al-A’raf ayat 189.
لَيْهَالِيَسْكُنَ إِ هُوَ الَّذِي خَلَقَكُم
مِّن نَّفْسٍ وَاحِدَةٍ وَجَعَلَ مِنْهَا زَوْجَهَا
"Dialah Yang menciptakan kamu dari diri yang
satu dan dari padanya Dia menciptakan isterinya, agar dia merasa senang
kepadanya.” (QS Al-A’raf 189)
Kalimat “liyaskuna ilaiha/agar ia merasa tenang kepadanya”
merupakan alas an atau ‘ilah diciptakannya manusia berjodoh atau
berpasang-pasangan. Berdasarrkan uraian tersebut dan uraianpada bahasan
sebelumnya diketahui bahwa tujuan diciptakannya kita, umat manusia, berjodoh
atau berpasangan adalah sebagai berikut :
1. Agar
kita mengingat akan kebesaran dan tanda kekuasaan Allah.
2. Agar
kita mengetahui bahwa Tuhan Yang Maha Esa danyang tidak berpasangan itu hanya
sang pencipta.
3. Agar
kita ketenangan dan ketentraman raga dan batin dari pasangan-pasangan kita itu.
***
Sungguh
mahasuci Allah dengan keagungan dan
kebesarannya, sungguh beruntung kita ditakdirkan sebagai ciptaan Allah yang
paling disempurnakan, teman-teman atau sahabat sekalian mungkin sudah mengetahui
bahwa yang namanya Jodoh, Rejeki, Maut memang Urusannya Tuhan sedangkan kita
adalah hambanya, jadi sudah semestinya kita tetap berharap kepadanya, memohon
kepadanya dan bahkan meminta kepadanya pilihan terbaik dari yang terbaik, tulisan
ini meyakinkan kita bahwa Jodoh adalah suatu kado Istimewa yang disiapkan oleh Allah dan meyakinkan
hati kita bahwa Allah memberikan yang terbaik untuk hamba-hambanya yang
terbaik.
semoga
dengan adanya tulisan ini mendatangkan kebaikan untuk kita dan semoga Allah
memberikan jodoh terbaik untuk kita disaat waktu dan tempat yang terbaik***
H. AMRU HARAHAP, LC.,MSI
IKHTIAR CINTA
By. Alan Angga Nuari

Tidak ada komentar:
Posting Komentar