Jumat, 09 Januari 2015

zikir Penenang Hati Ketika Sakit



Zikir Penenang Hati Tatkala Sakit dan Menderita Karena Penyakit Tersebut


Bismillahir – rahmanir – rahim
Dengan Nama Allah, yang maha pengasih Maha Penyayang.
Allahumma shalli ‘ala Muhammad (in) wa ali muhammad (in)
Ya Allah, limpahkanlah salawat kepada Nabi Muahammad dan keluarga Nabi Muhammad.
Allahhumma lakal-hamdu ala ma lam azal atasharrafu fihi min salamati badani
Ya Allah, segala puji bagimu atas banyak hal yang masih dapat aku lakukan karena sehatnya badanku.
Wa lakal-hamdu ala ma ahdatsta bi min illatin fi jasadi
Segala puji bagimu atas penyakit yang engkau titipkan dalam tubuhku ini
Fama adri ya ilahi ayyul-halaini ahaqqu bisy-syukri lak(a)
Aku tidak tahu ya Allah, keadaan yang mana diantara keduanya yang layak aku syukuri
Wa ayyul-waqtaini aula bil-hamdi lak(a)
Dalam keadaan yang manakah yang paling pantas aku memuji-Mu
Awaqtush-shihhatil-lati hanna tani fiha thayyibati rizqik(a)
Apakah dalam keadaan sehat di saat engkau senangkan aku dengan rezeki yang baik?
Wa nasysyathtani biha libtigha’i mardhatika wa fadhlik(a)
Saat engkau kobarkan semangatku untuk mencari kerelaan dan karunia-Mu.
Wa qawwaitani ma’aha ‘ala ma waffaqtani lahu min tha’atik(a)
Saat engkau kuatkan aku untuk menaati petunjuk yang telah engkau berikan kepadaku
Am waqtul-‘illatil-lati mahhashtani biha
Ataukah (dalam) keadaan sakit dimana engkau menguji diriku?
Wan-ni’mal-lati athaftani biha
Serta di mana engkau anugerahkan nikmat kepadaku
Takhfifan lima tsaqula bihi ‘alayya zhahri minal-khathi’ati
Dengan memberikan keringanan terhadap dosa-dosa yang membebani punggungku
Wa tathhiran lima anghamastu fihi minas-sayyi’ati
(keadaan) yang membersihkan segala kesalahan yang membuatku tenggelam di dalamnya
Wa tanbihan litanawulit-taubati
Sebagai peringatan untuk mendapatkan tobat
Wa tadzkiran limahwil-haubati biqadimin-ni’mati
Sebagai pengingat akan penghapusan dosa dan nikmatmu yang dahulu
Wa fi khilali dzalika ma katabaliyal-katibani min zakiyyil-a’mali
Dalam keadaan itu, apa yang dicatat oleh kedua malaikat (pencatat amal) berupa amal yang bersih
Ma la qalbun fakkara fih(i)
Yang tak pernah terlintas dalam pikiran
Wa la lisanun nathaqa bih(i)
Yang tak pernah terucapkan oleh lidah
Wa la jarihatun takallafathu
Yang tak pernah dilakukan oleh tubuh
Bal ifhdalan minka ‘alayya
Semua itu hanyalah karunia dan kemurahanmu atasku
Wa ihsanan min shani’ika ilayya
Dan kebaikan yang engkau lakukan kepadaku
Allahumma fashalli ‘ala Muhammadin wa alih(i)
Ya Allah, limpahkanlah salawat kepada Nabi Muhammad dan keluarganya
Wa habbib ilayya ma radhita li
Karuniakanlah kepadaku kecintaan terhadap yang engkau ridhai
Wa yassirli ma ahlalta bi
Mudahkanlah segala masalah yang engkau timpakan kepadaku
Wa tahhirni min danasi ma aslaftu
Bersihkanlah diriku dari noda-noda kesalahan yang pernah kulakukan.
Wamhu ‘anni syarra ma qaddamu
Hapuskanlah keburukan yang pernah aku lakukan
Wa aujidni halawatal-‘afiyati
Karuniakanlah kepadaku nikmat kesehatan
Wa adziqni bardas-salamati
Datangkanlah kepadaku sejuknya kesejahteraan
Waj’al makhraji ‘an ‘illati ila ‘afwik(a)
Jadikanlah jalan keluar dari sakitku sebagai jalan menuju ampunanmu
Wa mutahawwili ‘an shar’ati ila tajawuzik(a)
Dan perubahan keadaanku dari kemalangan sebagai langkah menuju maaf-Mu
Wa khalashi min karbi ila rauhik(a)
Terlepasnya diriku dari derita menuju ketenteraman-Mu
Wa salamati min hadzihisy-syiddati ila farajik(a)
Terselamatkannya diriku dari kesulitan ini menuju pertolongan-Mu
Innakal-mutafadhdhilu bil-ihsan(i)
Engkaulah yang mencurahkan anugerah dengan karunia
Al-mutathawwilu bil-imtinan(i)
Maha pemberi dengan Kemurahan
Al-wahhabul-karimu dzuljalali wal-ikram
Maha Pemberi dan Mahamulia, Pemilik keagungan dan kemuliaan

Tidak ada komentar:

Posting Komentar