Jumat, 28 November 2014

Waktu yang tepat untuk berdoa



Waktu yang tepat untuk berdoa

Perintah untuk berdoa
            Lantas apa yang engkau lakukan bila mengalami kesulitan yang seolah tak ada ujung pangkalnya? Kalau engkau menjawab dengan berdoa, itu sudah tepat. Karena apa, Saudaraku? Ketahuilah, dihadapan Allah Swt manusia tak ada artinya. Ia hanya sebagian kecil dari ciptaan-Nya diantara ciptaan-ciptaan lain yang bertebaran di alam semesta. Maka sangat tak layak kalau manusia menyombongkan diri, merasa sebagai mahluk paling berkuasa di muka bumi dan bisa menyelesaikan semua persoalan yang ia hadapi. Juga tak pantas kalau kemudian berputus asa karena merasa tak mampu menghadapi cobaan yang ada.
Wahai saudaraku, ketahuilah salah satu kunci agar doa dikabulkan oleh Allah Swt penting bagi kita mengetahui waktu yang tepat untuk berdoa.  Jika kita mengetahui insya Allah doa kita akan langsung di dengarkan dan dikabulkan.
Penting juga bagi kita untuk meyakini, bahwa doa yang kita panjatkan insya allah akan dikabulkan oleh Allah Swt.
Maka kenalilah waktu-waktu yang tepat untuk berdoa Insya Allah;
Malam Lailatul Qodar
Malam Lailatul Qodar memang malam yang mulia. Tentang hal itu dijelaskan dalam surat Al Qadr, yang artinya :
“Sesungguhnya kami telah menurunkannya (al qur’an) pada malam kemuliaan (Lailatul Qodr). Dan tahukah kamu apa malam kemuliaan itu? Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.”
Disebut sebagai Lailatul Qodr karena pada malam itu malaikat akan turun untuk mengucapkan salam sejahtera kepada para penduduk bumi. Disebut juga dengan nama Lailatul Syaraf (malam kemuliaan) atau Lailatul Tajalli yang artinya malam Allah Swt melimpahkan cahaya dan hidayah-Nya kepada orang yang berpuasa dan beribadah pada malam itu.
Maka pada malam yang mulia ini perbanyaklah doamu. Bangunlah di tengah malam untuk memanjatkan doa.
          Hari Arofah
Saudaraku, hari Arofah merupakan hari ketika umat Islam yang sedang menunaikan Haji melakukan wukuf. Jika engkau kebetulan sedang melaksanakan ibadah haji maka perbanyaklah doa pada hari tersebut.
            Pada Bulan ramadhan
Ketahuilah, saudaraku, bulan ramadhan adalah bulan yang penuh berkah. Pada bulan ini pintu langit akan dibuka lebar-lebar sehingga saatnya bagi dirimu untuk beramal dan berdoa.
            Rasulullah Saw bersabda:
“Bagi orang yang berpuasa itu ada doa yang tidak akan ditolak pada saat ia berbuka.” (HR. Baihaqi)
            Pada Pertengahan malam
Pada tengah malam ketika orang terbuai dalam mimpi, adalah saat yang tepat bagimu untuk memanjatkan doa. Saat itulah pintu-pintu langit akan dibuka sehingga engkau bisa berhadapan langsung dengan Allah Swt. Oleh karena itu, wahai saudaraku, bangunlah tengah malam, ambil air wudhu, tunaikan shalat tahajud, kemudian berdoalah.
            Perhatikanlah sabda Rasulullah Saw berikut ini:
“Pada tiap malam, Allah akan turun ke bumi ketika tersisa sepertiga malam akhir. Maka Allah berfirman: ‘Barang siapa yang berdoa kepada-Ku, pasti akan aku beri, dan siapa saja yang meminta ampunan kepada-Ku pasti akan aku ampuni.” (HR. Malik, Muslim, Bukhari, Tirmidzi)
Berdoa pada hari jumat
            Ketahuilah, saudaraku, hari Jum’at merupakan salah satu hari yang dimuliakan oleh Allah Swt. Jika engkau berdoa pada hari Jum’at, Insya Allah, doamu akan dikabulkan.
            Rasulullah Saw bersabda:
Bahwasannya Rasulullah Saw pernah menyebut hari Jum’at, lalu bersabda, “Pada hari Jum’at itu ada satu saat yang apabila kebetulan seorang Muslim bediri shalat sambil meminta sesuatu (berdoa) kepada Allah ‘Azza wa Jalla, maka Allah akan memberinya (apa yang dia minta), seraya rasul mengisyaratkan dengan tangannya menyedikitkan saat itu.” (Muttafaq ‘Aliah)
Begitulah keutamaan hari Jum’at, wahai saudaraku. Jangan buang kesempatan itu. Berdoalah sebanyak-banyaknya pada hari Jum’at.
            Antara adzan dan iqomat
          Belum banyak yang mengetahui kalau antara adzan dan iqomat merupakan saat yang tepat untuk berdoa. Ketauilah saudaraku, jika engkau berdoa pada waktu ini doamu tak akan ditolak (insya Allah)
            Rasulullah Saw bersabda:
            “Doa diantara adzan dan iqomat tidak akan ditolak.” (HR. Tirmidzi)
            Saat bersujud
            Ketahuilah, saudaraku, saat terdekat dirimu dengan Allah Swt yaitu saat engkau bersujud. Karena Allah Swt dekat denganmu maka Dia akan mengabulkan doamu. Oleh karena itu, perbanyaklah doa ketika engkau sedang bersujud.
Rasulullah Saw bersabda:
“Jarak yang paling dekat antara seorang hamba dengan Tuhannya ialah ketika sujud. Maka perbanyaklah doa (di waktu itu).” (HR. Muslim)
Sangat dianjurkan ketika bersujud engkau berdoa meminta ampunan kepada Allah Swt.
            Rasulullah Saw bersabda:
“Tidak seseorang menaruh keningnya bersujud kepada Allah, dan ia berkata, “Tuhanku, ampunilah dosaku ---Tiga kali--- kecuali pada saat ia mengangkat kepalanya telah diampuni dosanya.” (HR. Ibnu Abi Syaibah)
Muhammad Rasyid al Jabar
Mukjizat Doa

Kamis, 27 November 2014

Doa ketika tidak bisa tidur

Doa Ketika tidak Bisa Tidur

Wahai saudaraku, tekanan hidup yang engkau alami bisa menyebabkan dirimu tak bisa tidur dengan nyenyak. Tak jarang, engkau mungkin baru bisa tertidur ketika pagi menjelang. Akibatnya ketika berangkat bekerja, badan terasa tak sehat dan produktivitas pun menurun.
Normalnya, orang dewasa tidur delapan jam sehari. Dengan begitu, kesegaran tubuh dijamin akan kembali lagi meski telah dipakai bekerja seharian. Selain itu, kesehatan tubuh juga terjaga, dan berpengaruh pada peningkatandaya konsentrasi saat berkegiatan nanti.
Bila engkau menghadapi kesulitan tidur, bacalah doa ini. Tapi sebelumnya, wudhulah terlebih dahulu, lalu ucapkan doa ini. Insya Allah, hati dan pikiran akan tenteram sehingga engkaupun bisa tidur dengan nyenyak.
Inilah doanya.
“Ya Allah, Robb tujuh langit dan segala apa yang telah dinaunginya, Robb seluruh bumi dan segala apa yang diangkatnya, serta Robb semua setan dan segala apa yang disesatkannya, jadilah Engkau perlindunganku dari keburukan seluruh mahluk-Mu bila ada seseorang yang bertindak melampaui batas atau aniaya kepada diriku. Perlindungan-Mu sangat kokoh, sanjungan-Mu sangat mulia, dan tiada Tuhan selain diri-Mu, tiada Tuhan selain engkau. Ammmiiinnnnnn


Muhammad Rasyid al Jabar (Mukjizat Doa)

Doa Untuk Memperoleh Ketenangan Jiwa



Doa Untuk Memperoleh Ketenangan Jiwa

Sudah menjadi kodrat manusia menginginkan hidupnya tenang. Memang ketenangan dalam hidup mahal harganya dan tidak bisa dibeli dengan harta. Buktinya banyak orang kaya yang semuanya tersedia tetapi tidak tentram jiwanya. Mereka merasa di kejar-kejar oleh tuntutan hidup yang tak ada habis-habisnya. Sementara ada orang yang hidup dirumah kontrakan tapi jiwanya tenang dan tentram. Ia pun bisa menikmati hidupnya dengan nyaman bersama keluarga.

Doa dibawah ini adalah untuk menjaga agar jiwa selalu tentram. Dengan jiwa yang tentram maka kita akan bisa menjalani hidup ini dengan baik. Tak perlu uang untuk memperolehnya, cukup berdoa dengan hati yang tulus, insya Allah, kita akan memperoleh ketenangan jiwa.
Inilah doanya.

“Ya Tuhan kami, curahkanlah kesabaran pada kami, teguhkanlah pendirian kami, dan tolonglah kami terhadap orang-orang kafir. Ya Tuhan kami, jangan engkau palingkan hati kami setelah engkau beri hidayah pada kami, dan anugerahkan pada kami rahmat dari sisi-Mu karena sesungguhnya Engkau adalah yang maha memberi. Ya Allah, teguhkanlah pendirianku bila terpeleset dari iman, dan berilah hidayah-Mu pada hamba-Mu ini bila tersesat. Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memberi penghalang antara diriku dan setan beserta segala perbuatannya. Ya Allah, hamba memohon kepada-Mu jiwa yang tenang, yang beriman pada hari pertemuan dengan-Mu, dan yang ridha atas segala keputusan-Mu, serta merasa cukup dengan segala pemberian-Mu.”

“Ya Allah, hamba memohon kepada-Mu jiwa yang tenang, yang beriman pada hari pertemuan dengan-Mu, dan yang ridha atas segala keputusan-Mu.”
Amiiiinnnnnn....

Muhammad Rasyid al Jabar (Mukjizat Doa)

Sukses Kekayaan dan Cinta



Sukses, Kekayaan dan Cinta
Diambil dari sebuah kisah. Suatu ketika, ada seorang wanita yang kembali pulang kerumah, dan ia melihat ada tiga orang pria berjanggut yang duduk dihalaman depan. Wanita itu tidak mengenal mereka semua. Wanita itu berkata, “Aku tidak mengenal anda, tapi aku yakin anda semua pasti sedang lapar. Mari masuk kedalam, aku punya sesuatu untuk mengganjal perut.” Salah satu pria berjenggot itu balik bertanya, ”Apakah suamimu sudah pulang?” wanita itu menjawab, “Belum, dia sedang keluar.”
“Oh kalau begitu, kami tak ingin masuk. Kami akan menunggu sampai suamimu kembali,” kata pria itu.
            Di waktu senja, saat keluarga itu berkumpul, sang istri menceritakan semua kejadian tadi.
Sang suami, awalnya bingung dengan kejadian ini, lalu berkata pada istrinya, “Sampaikan pada mereka, aku telah kembali, dan mereka semua boleh masuk untuk menikmati makan malam ini. ”wanita itu keluar dan mengundang mereka untuk masuk kedalam.
“Maaf, kami semua tidak bisa masuk bersama-sama. “kata pria itu hampir bersamaan. “Lho kenapa ?” tanya wanita itu karena merasa heran.
            Salah satu pria itu berkata, “Nama dia Kekayaan, “katanya sambil menunjuk pria berjenggot sebelahnya. “sedangkan yang ini bernama Kesuksesan,” sambil memegang bahu pria berjanggut lainnya. “Sedangkan aku sendiri bernama Cinta. Sekarang, coba tanya kepada suamimu, siapa diantara kami yang boleh masuk kerumahmu.”
            Wanita itu kembali masuk kedalam dan memberitahu pesan pria diluar. Suaminya pun merasa heran. “Ho ho... menyenangkan sekali. Baiklah. Kalau begitu, coba kamu ajak si kekayaan masuk kedalam. Aku ingin rumah ini penuh dengan kekayaan.” Istrinya tidak setuju dengan pilihan itu. Ia bertanya, “Sayangku, kenapa kita tak mengndang si Kesuksesan saja ? sebab kita perlu dia untuk membantu keberhasilan panen gandum kita.”
Ternyata anak mereka mendengarkan percakapan itu. Ia pun ikut mengusulkan siapa yang akan masuk kedalam rumah. “Bukankah lebih baik jika kita mengajak si Cinta yang masuk kedalam?  Rumah kita ini akan nyaman dan penuh dengan kehangatan Cinta.”
            Suami-istri itu setuju dengan pilihan buah hati mereka. “Baiklah, ajak masuk si Cinta ke dalam. Dan malam ini, si Cinta menjadi teman santap malam kita.”
            Wanita itu kembali keluar, dan bertanya kepada tiga pria itu. “Siapa diantara anda yang bernama Cinta? Ayo, silahkan masuk, Anda menjadi tamu kita malam ini. “Si Cinta bangkit, dan berjalan menuju beranda rumah.
            Oho... ternyata, kedua pria berjenggot lainnya pun ikut serta. Karena merasa ganjil, wanita itu bertanya kepada si Kekayaan dan Si Kesuksesan. “Aku hanya mengundang si Cinta yang masuk kedalam, tapi kenapa kamnu ikut juga?” kedua pria yang ditanya itu menjawab bersamaan. “Kalau Anda mengundang si Kekayaan, atau si Kesuksesan, maka yang lainnya akan tinggal di luar. Namun, karena mengundang si Cinta, maka kemanapun Cinta pergi, kami akan selalu ikut bersamanya. Di sana ada Cinta, maka Kekayaan dan Kesuksesan juga akan ikut serta.’’
            Sebab, ketahuilah, sebenarnya kami buta. Dan hanya si Cinta yang bisa meihat. Hanya dia yang bisa menunjukkan kita pada jalan kebaikan dan lurus. Maka, kami butuh bimbingannya saat berjalan dan menjalani hidup ini.
            Betapa banyak orang kaya, tapi kekayaan tidak mampu mendatangkan cinta. Cinta mereka digadaikan dengan cinta orang lain. Banyak pemuda-pemudi yang berasal dari keluarga kaya, tapi mereka tidak pernah mendapatkan cinta. Jiwa mereka kosong dari hangatnya kasih sayang orang tua. Tidak sedikit dari mereka hidup dalam pelampiasan kebutuhan  cinta mereka pada drugs, cinta terlarang, dan kehidupan liar yang mengerikan.
            Banyak orang yang bekerja keras dan meraih kesuksesan, akan tetapi jiwa mereka hampa. Kesunyian, kegelisahan, kecemasan, dan kegamangan dalam hidup, membawa mereka pada ketiadaan makna hidup. Kesuksesan tidak bisa memberikan kelezatan pada menu kehidupan, bahkan terkadang memberi racun. Makanya jangan kaget kalau kasus bunuh diri kerap kali menimpa para eksekutif muda.
            Jika ini terjadi, lenyaplah semua prestasi kesuksesan yang telah kita toreh dalam buku rapor kehidupan. Kita butuh cinta untuk menyeimbangkan rasa pada aspek kehidupan yang kita geluti. Cinta juga bisa memberi kita jalan untuk memaknai hidup agar self quetion mampu kita jawab.

Serambi Cinta Edisi Rabiul Akhir 1433 H  | Maret 2012 | (Mulia berbagi kemuliaan hidup)

Puisi



. . .
Ketika
takdir itu
meluncur dari lidahku
seluruh jiwa ragaku
tiba – tiba lenyap dalam kebesaran-Mu
. . .
sungguh
aku tak tahu
apakah aku telah sampai dilangit
yang ke ketujuh
sebagaimana rasulMu
. . .
sangat boleh jadi
aku tak pernah beranjak dari duniaku
. . .
tapi
bukankah ENGKAU
MELIPUTI segala sesuatu ???
. . .
Penulis : Ir Agus Mustofa