Samarinda,
4 Pebruari 2014
بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
اَلسَّلاَمُ عَلَيْكُمْ وَرَحْمَةُ اللهِ
وَبَرَكَاتُهُ
Dek,
maafkan kakak yang selalu ingin bertemu denganmu, maafkan kakak yang terkadang
ingin jalan berdua denganmu, maafkan kakak juga yang selalu merindukanmu,
dengan mengirimkan pesan-pesan singkat, maafkan kakak karena telah mengajakmu
bermain-main perasaan.
Terimakasih
karena kamu telah menolak untuk jalan berdua, terimakasih karena kamu menolak
ajakan kakak untuk bertemu, sungguh kamu wanita yang luar biasa, dan sungguh
kakak pun tidak pernah marah atas penolakan-penolakan kamu tersebut.
Kakak
tau kamu wanita baik, dan insya Allah akan tetap baik jika kamu selalu menjaga
dirimu, ini juga bukan yang pertama atau terakhir, sebab setelah ini akan masih
ada banyak hal yang akan terjadi di masa depan.
Selamat
berjuang adek, selamat berdoa, nanti ketika waktunya tiba kakak yakin insya Allah kita akan mendapatkan
pasangan yang memang terbaik untuk kita, pasangan yang benar-benar kita impikan
dan pasangan yang benar-benar kita harapkan.
Maafkan
atas tingkah laku kakak yang selama ini yang mungkin mengganggu, pertemanan
akan tetap terjaga dan persaudaraan akan semakin tetap dirasa apabila kita
saling berdoa dan mendoakan untuk kebaikan dan masa depan kita.
Kakak
harap nanti, apabila kita bertemu adek tidak segan-segan sekalipun hanya
sekedar menyapa dan tersenyum, sebab kakakpun demikian, tidak akan segan-segan
menyapa ataupun tersenyum padamu. Kakak berdoa dan berharap Semoga kamu salah
satu bidadari-bidadari dunia yang Allah ciptakan, dengan kebaikannya dan
kesempurnaannya sehingga kelak bidadari surgapun cemburu padamu.
Salam
untuk kamu calon penghuni surga...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar